Pengobatan Benjolan Terhambat Karena Faktor Biaya

Suhis yang berusia 58 Tahun sering kali merasakan kesakitan akibat benjolan yang muncul ini. Pengobatan benjolan terhambat karena faktor biaya. Biaya yang di perlukan untuk melakukan operasi ini memang tidak sedikit dan bahkan memerlukan banyak uang. Ini lah yang menjadi salah satu alasan mengapa saat ini pria ini hanya bisa meminta belas kasihan dari orang orang yang melintas di jalan jembatan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Sukarami, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Ia berharap ada seorang dermawan yang bisa menyisihkan sedikit uang untuk melakukan operasi benjolan yang sudah mulai sampai pada bagian dada ini. Kondisi ini memang merupakan salah satu jenis kondisi yang bisa berbahaya dan bahkan bisa menimbulkan berbagai jenis masalah kesehatan lainnya lagi.

Pria yang memiliki satu orang istri dan dua orang anak ini terpaksa harus mencari rezeki untuk melakukan pengobatan penyakit yang terus membesar ini. Penyakit ini sudah tumbuh sejak 12 Tahun lalu, namun baru 1x melakukan pengobatan dan itu pun terus saja membesar. Memang tidak jarang, rasa sakit ini muncul dan bahkan hingga menimbulkan rasa pusing pada bagian kepalanya ini. Kondisi ini merupakan salah satu jenis kondisi yang memang memprihatikan. Berbagai jenis cara dan ikhtiar memang pria ini lakukan, berharap bisa mengurangi rasa sakit ini. Meski sudah merasakan sakit hingga 12 Tahun, namun tidak ada bantuan dari pemerintah atau bahkan dari seorang kaya yang dermawan yang membantu menghilangkan benjolan yang semakin membesar ini dan sering kali menimbulkan rasa sakit yang sangat luar biasa ini.

Baca Juga :

Dari hasil meminta minta in, Suhis bisa mendapatkan uang rata rata 50 rbu perharinya. Mamang uang tersebut tidak bisa di gunakan untuk melakukan operasi, karena istri dan anak anak yang di rumah perlu makan dan untuk sekolah. Namun meski begitu, pria ini tidak menyerah dan berharap ada sebuah keajaiban atau seorang dermawan yang dapat membantu untuk biaya operasi ini. Cita cita pria ini layaknya para orang tua, yang ingin menyekolahkan anak anaknya setinggi mungkin, agar mereka bisa menjadi orang sukses dan membanggakan kedua orang tua nya ini. Hal ini menjadi salah satu motifasi untuk Suhis terus bekerja meski usia sudah tua dan sering merasakan rasa sakit akibat peertumbuhan benjolan yang ada di sebelah lehernya ini. Ini menjadi salah satu hal yang memang sangat perlu untuk kita perhatikan ini.

Leave a Comment